03 Jan 2025
Komatsu Dorong Transformasi Infrastruktur lewat Teknologi Smart Construction di Bandara VVIP IKN
Penajam, 5 Desember 2024 – Komatsu kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung transformasi infrastruktur pembangunan di Indonesia, kali ini melalui kontribusinya pada pembangunan Bandara Very Very Important Person (VVIP) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui kerja sama operasi dengan PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor utama dan United Tractors Tbk sebagai distributor utama, Komatsu menghadirkan teknologi Smart Construction 3D Machine Guidance (3DMG), Smart Construction Edge, dan Smart Construction Rover untuk mempercepat proses pembangunan.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur IKN yang sejalan dengan visi pemerintah menciptakan pusat pemerintahan modern, efisien, dan berkelanjutan. Bandara VVIP IKN dirancang dengan luas area mencapai 347 hektar dan terminal seluas 7.350-meter persegi. Infrastruktur ini juga dilengkapi landasan pacu sepanjang 3.000-meter dengan lebar 45 meter, menjadikannya fasilitas penerbangan yang modern dan kompleks.
Dalam proses pembangunannya, proyek ini memerlukan pengerjaan masif seperti pembuatan drainase, pengolahan lereng (slopping), perimeter airside, serta berbagai pekerjaan menggunakan alat berat. Beberapa di antaranya adalah excavator PC210 untuk pemotongan tanah (cutting) dan dozer D85 untuk pemerataan tanah (spreading soil). Tingginya skala dan tingkat presisi yang dibutuhkan dalam proyek ini mendorong penerapan teknologi Smart Construction, yang dirancang untuk memastikan efisiensi dan akurasi pada setiap tahapan pembangunan.
Teknologi Smart Construction memungkinkan operator untuk menciptakan kemiringan (slope) dengan lebih cepat dan presisi, sehingga dapat mempercepat progres pembangunan. Proyek uji coba teknologi ini di Bandara VVIP IKN telah dimulai sejak akhir bulan Juli 2024 dan diproyeksikan selesai pada Desember 2024.
Bandara VVIP IKN tidak hanya menjadi bagian penting dari infrastruktur pendukung IKN, tetapi juga merupakan bentuk nyata dukungan Komatsu dalam mengedepankan karya anak bangsa di seluruh aspek pembangunan. Proyek ini diharapkan dapat melayani operasi penerbangan penuh pada akhir tahun 2024.
Komitmen Komatsu melalui penerapan teknologi modern dan kerja sama strategis ini menjadi bukti nyata kontribusinya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di IKN, sebagai bagian dari upaya menciptakan masa depan Indonesia yang lebih maju.
Apa itu teknologi Smart Construction?
Transformasi digital dalam industri konstruksi telah melahirkan inovasi-inovasi seperti Smart Construction 3D Machine Guidance, Smart Construction Edge, dan Smart Construction Rover. Ketiga teknologi ini bekerja sinergis untuk memberikan solusi komprehensif yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keselamatan dalam setiap tahap proyek konstruksi.
Smart Construction 3D Machine Guidance merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pekerjaan konstruksi. Dengan sistem ini, excavator standar dapat dilengkapi teknologi panduan canggih yang memungkinkan operator melakukan grading dengan presisi tinggi. Dibandingkan metode kovensional seperti penggunaan patok dan pengecekan manual, teknologi ini memberikan hasil yang lebih akurat sekaligus menghemat waktu pengerjaan.
Smart Construction Edge adalah perangkat unik yang membuat survei drone mudah bagi semua orang, baik ahli maupun non-ahli. Dengan perangkat ini, Anda bisa melakukan survei drone yang akurat dan memprosesnya menjadi model 3D dalam waktu kurang dari satu jam, dengan aman dari lokasi berbahaya di proyek konstruksi.
Smart Construction Rover adalah perangkat yang memiliki teknologi canggih yang memungkinkan koneksi satelit yang lebih baik, bahkan dalam kondisi yang sulit. Opsi Radio dan Modem Terintegrasi Opsi radio onboard mencakup transmisi dan penerimaan koreksi RTK baik pada bandwidth UHF 450 MHz atau 915 MHz bebas lisensi. Selain itu, perangkat ini sangat tahan lama dan dapat digunakan di berbagai kondisi cuaca.
Perbandingan Metode Konvensional dan Smart Construction 3D Machine Guidance (3DMG):
Proses 3DMG vs Conventional
Peralihan dari metode konstruksi konvensional menuju Smart Construction membawa perubahan signifikan dalam dunia infrastruktur. Jika sebelumnya pengerjaan manual sering kali menghadirkan proses yang mahal, lambat, dan rawan kesalahan, teknologi Smart Construction kini menawarkan solusi untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan produktivitas.
Kelemahan pada metode konstruksi konvensional yang sering dihadapi, antara lain:
Proses manual yang masih mengandalkan dokumen kertas dan feeling operator dalam pengerjaan project membuat alur kerja lambat dan meningkatkan resiko kesalahan
Pemetaan yang dilakukan secara manual memakan waktu lebih lama dan rentan terhadap ketidakakuratan.
Manfaat Smart Construction
Smart Construction menghadirkan transformasi digital yang mendukung proses konstruksi modern dengan manfaat berikut:
Ketersediaan informasi terintegrasi: data proyek dapat diakses secara real-time, memungkinkan kolaborasi lebih baik di antara semua pihak yang terlibat.
Pelacakan progres secara langsung: pemantauan proyek secara waktu nyata mempercepat pengambilan keputusan dan pengendalian proyek.
Koneksi antara orang dan mesin: teknologi ini menghubungkan pekerja dan alat berat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional.
Pelacakan biaya yang akurat: sistem otomatis memastikan kontrol anggaran yang lebih ketat, mengurangi pemborosan.
Pengambilan keputusan cepat dan tepat: data real-time mendukung keputusan yang lebih cepat dan minim kesalahan.
Solusi mesin dan non-mesin: integrasi antara alat berat dan sistem manajemen proyek meningkatkan produktivitas secara menyeluruh.
Transformasi infrastruktur dengan teknologi Smart Construction merupakan pilihan tepat untuk menciptakan masa depan konstruksi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Ingin mempelajari lebih lanjut tentang Smart Construction segera hubungi @unitedtractorsofficial atau @komatsuofficialid. (FMW)
Selengkapnya